Ketika iblis di usir oleh Allah, dia bersumpah akan menggoda manusia dari segala arah.
قَالَ فَبِمَا أَغْوَيْتَنِي لَأَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيمَ ( ) ثُمَّ لَآتِيَنَّهُمْ مِنْ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ أَيْمَانِهِمْ وَعَنْ شَمَائِلِهِمْ وَلَا تَجِدُ أَكْثَرَهُمْ شَاكِرِينَ
Iblis menjawab: “Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus. Kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat). (QS. Al-A’raf: 16 – 17)
Tak ketinggalan, godaan dalam bentuk bisikan hati untuk mengucapkan kalimat kekufuran. Ini tidak hanya terjadi pada mukmin yang awam, bahkan semacam ini terjadi pada diri para sahabat.
Syaikhul Islam mengatakan,
وكثيرا ما تعرض للمؤمن شعبة من شعب النفاق ثم يتوب الله عليه . وقد يرد على قلبه بعض ما يوجب النفاق ويدفعه الله عنه . والمؤمن يبتلى بوساوس الشيطان وبوساوس الكفر التي يضيق بها صدره
Seringkali muncul dalam diri orang mukmin, salah satu diantara cabang kemunafikan, kemudian dia bertaubat kepada Allah. Terkadang terlintas dalam hati orang mukmin, kalimat kemunafikan, dan Allah menghilangkannya darinya. Orang mukmin diuji dengan was-was setan, bisikan kekufuran yang membuat sempit hatinya.
Kemudian Syaikhul Islam menyebutkan riwayat dari para sahabat,
كما قال الصحابة : يا رسول الله إن أحدنا ليجد في نفسه ما لئن يخر من السماء إلى الأرض أحب إليه من أن يتكلم به فقال « ذلك صريح الإيمان »
Sebagaimana yang diutarakan para sahabat, ‘Wahai Rasulullah, kami terkadang menjumpai lintasan pikiran pada diri kami, andaikan kami dijatuhkan dari langit, lebih kami sukai dari pada mengungkapkan lintasan pikiran itu.’ Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkomentar, “Itu bukti adanya iman.” (HR. Muslim 132, Abu Daud 5111, dan yang lainnya).
أي حصول هذا الوسواس مع هذه الكراهة العظيمة ، ودفعه عن القلب ، وهو من صريح الإيمان
“Maksudnya, munculnya bisikan semacam ini, padahal para sahabat sangat membencinya, dan berusaha menghilangkannya dari hati mereka, merupakan bukti adanya iman.
[Kitab Al-Iman 238, dinukil dari Kitab Tauhid Dr. Sholeh Fauzan, hlm. 25].
Ulama Sepakat, ini Bukan Kekufuran
An-Nawawi dalam karyanya, Al-Azkar, mengatakan,
الخواطر وحديث النفس إذا لم يستقر ويستمر عليه صاحبه فمعفو عنه باتفاق العلماء، لأنه لا اختيار له في وقوعه ولا طريق له إلى الانفكاك عنه
Lintasan pikiran dan bisikan hati, jika tidak mengendap dan tidak keterusan berada dalam diri pelakunya, hukumnya dimaafkan, dengan sepakat ulama. Karena munculnya kejadian ini di luar pilihan darinya. Sementara tidak ada celah baginya untuk menghindarinya.
An-Nawawi melanjutkan,
وهذا هو المراد بما ثبتَ في الصحيح عن رسول الله (صلى الله عليه وسلم) أنه قال: ” إنَّ اللَّهَ تَجَاوَزَ لأُمَّتِي ما حَدَّثَتْ بِهِ أنْفُسَها ما لَمْ تَتَكَلَّم بِهِ أوْ تَعْمَلْ “. قال العلماء: المراد به الخواطر التي لا تستقرّ.
Inilah makna dari hadis shahih, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إنَّ اللَّهَ تَجَاوَزَ لأُمَّتِي ما حَدَّثَتْ بِهِ أنْفُسَها ما لَمْ تَتَكَلَّم بِهِ أوْ تَعْمَلْ
Sesungguhnya Allah mengampuni untuk umatku terhadap apa yang terlintas dalam hatinya, selama tidak diucapkan atau dikerjakan. (HR. Muslim 127).
Para ulama mengatakan, ‘Maksud hadis adalah lintasan pikiran yang tidak menetap dalam hati.
An-Nawawi melanjutkan,
قالوا: وسواءٌ كان ذلك الخاطِرُ غِيبة أو كفراً أو غيرَه، فمن خطرَ له الكفرُ مجرّد خَطَرٍ من غير تعمّدٍ لتحصيله، ثم صَرفه في الحال، فليس بكافر، ولا شئ عليه.
Para ulama mengatakan, baik bisikan itu berupa ghibah, atau kekufuran, atau yang lainnya. Siapa yang terlintas dalam hatinya kekufuran, dan hanya sebatas lintasan tanpa sengaja muncul, kemudian segera dia hilangkan, maka dia tidak kafir, dan tidak bersalah sedikitpun.
[Al-Azkar An-Nawawi, hlm. 345].
Apa Yang Harus Dilakukan Jika Mengalami Lintasan Kekufuran?
Pertama, jangan sampai diucapkan atau dipraktekkan
Demikialah sikap sahabat, sebagaimana diceritakan dalam hadis dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwa pernah datang beberapa orang menghadap Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Mereka mengatakan,
إِنَّا نَجِدُ فِي أَنْفُسِنَا مَا يَتَعَاظَمُ أَحَدُنَا أَنْ يَتَكَلَّمَ بِه، قَالَ: «وَقَدْ وَجَدْتُمُوهُ؟» قَالُوا: نَعَمْ، قَالَ: «ذَاكَ صَرِيحُ الْإِيمَانِ»
‘Kami menjumpai dalam diri kami lintasan yang sangat berat bagi kami untuk mengucapkannya.’ Beliau bertanya kepada mereka, “Benar kalian menjumpai perasaan itu?” ‘’Itu bukti adanya iman.” (HR. Muslim 132).
An-Nawawi menjelaskan,
معناه: استعظامكم الكلام به هو صريح الإيمان، فإن استعظام هذا وشدة الخوف منه ومن النطق به، فضلاً عن اعتقاده إنما يكون لمن استكمل الإيمان استكمالاً محققاً وانتفت عنه الريبة والشكوك
Makna hadis, kalian merasa berat untuk mengucapkannya merupakan butk adanya iman. Karena dia merasa berat mengucapkan kalimat semacam ini, disertai perasaan sangat takut untuk mengucapkannya. Lebih-lebih dia dia yakini. Sikap semacam ini hanya ada pada orang yang imannya kokoh dan teruji, sehingga hilang darinya segala keraguan dan bimbang. (Syarh Shahih Muslim, 2/154).
Kedua, segera minta perlindungan kepada Allah dari godaan setan (baca ta’awudz)
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
يَأْتِي الشَّيْطَانُ أَحَدَكُمْ فَيَقُولُ: مَنْ خَلَقَ كَذَا، مَنْ خَلَقَ كَذَا، حَتَّى يَقُولَ: مَنْ خَلَقَ رَبَّكَ؟ فَإِذَا بَلَغَهُ فَلْيَسْتَعِذْ بِاللَّهِ وَلْيَنْتَهِ
Setan mendatangi kalian dan membisikkan: ‘Siapa yang menciptakan ini? Siapa yang menciptakan itu?’ sampai akhirnya dia membisikkan, ‘Siapa yang menciptakan Tuhanmu?’ jika sudah demikian, segeralah minta perlindungan kepada Allah, dan berhenti (tidak memikirkannya). (HR. Bukhari 3276 dan Muslim 134) .
Ketiga, jangan digubris
Barangkali inilah senjata paling ampuh untuk melawan was-was setan. Tidak mempedulikannya dan tidak menggubrisnya.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
يَأْتِي الشَّيْطَانُ أَحَدَكُمْ فَيَقُولُ: مَنْ خَلَقَ كَذَا، مَنْ خَلَقَ كَذَا، حَتَّى يَقُولَ: مَنْ خَلَقَ رَبَّكَ؟ فَإِذَا بَلَغَهُ فَلْيَسْتَعِذْ بِاللَّهِ وَلْيَنْتَهِ
Setan mendatangi kalian dan membisikkan: ‘Siapa yang menciptakan ini? Siapa yang menciptakan itu?’ sampai akhirnya dia membisikkan, ‘Siapa yang menciptakan Tuhanmu?’ jika sudah demikian, segeralah minta perlindungan kepada Allah, dan berhenti (tidak memikirkannya). (HR. Bukhari 3276 dan Muslim 134) .
Al-Hafidz Ibnu Hajar menjelaskan,
أي عن الاسترسال معه في ذلك، بل يلجأ إلى الله في دفعه ويعلم أنه يريد إفساد دينه وعقله بهذه الوسوسة، فينبغي أن يجتهد في دفعها بالاشتغال بغيرها
“Maksudnya, berhenti tidak terus menerus memikirkan lintasan pikiran itu. Namun dia pasrahkan kepada Allah untuk menghilangkannya. Dan dia sadari bahwa setan hendak merusak agama dan pikirannya dengan bisikan semacam ini. sehingga selayaknya dia berusaha menghilangkannya dengan menyibukkan diri memikirkan yang lainnya. (Fathul Bari, 6/340)
An-Nawawi juga memberikan penjelasan yang semakna,
معناه الإعراض عن هذا الخاطر الباطل والالتجاء إلى الله تعالى في إذهابه
Maknanya, berpaling, tidak gubris dengan lintasan pikiran yang batil ini, dan pasrah kepada Allah untuk menghilangkannya.
Selanjutnya, An-Nawawi membawakan nasehat, dengan mengutip keterangan Al-Maziri,
قال الإمام المازري رحمه الله ظاهر الحديث أنه صلى الله عليه وسلم أمرهم أن يدفعوا الخواطر بالإعراض عنها والرد لها من غير استدلال ولا نظر في إبطالها
Al-Imam Al-Maziri rahimahullah mengatakan,
“Zahir hadis menunjukkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan mereka untuk menghilangkan lintasan pikiran itu dengan berpaling dan tidak digubris, tanpa mencari-cari dalil atau merenungkan bantahan untuk menilai salahnya lintasan itu.”
Dan benar apa beliau nasehatkan. Lintasan kekufuran semacam ini hanya permainan setan, sehingga buat apa menghabiskan waktu dengan mencari dalil atau ayat Al-Quran atau hadis untuk membantahnya. Lebih dari itu, ini bukan termasuk kekufuran, sehingga tidak perlu terlalu dipikirkan.
7 Cara Menangkal Bisikan Setan [Catatan training Ust Faqih Syarif]
Catatan training Spiritual Motivation PPDS I IPD FK UNAIR/RSU dr.Soetomo
N. Faqih Syarif, S.Sos. Msi
Penulis buku Al-Quwwah Ar-Ruhiyah, kekuatan Spirit Tanpa Batas
- Tulis nama Anda dengan tangan kanan 5x lalu masing-masing ditandaangani. Sekarang buat dengan tangan kiri. Beberapa ada yang belum mencoba sudah bilang “Gak bisa, Sulit!, Angel!” Ini namanya pikiran negatif.
- 8 dari 10 orang Indonesia terkena penyakit ini. Negative taughts
- Indonesia tuh yang lebih terkenal karena budaya korupsi dan jam karet nya daripada anak bangsa yang menang olimpiade
- Penyakit ini abstrak sehingga sulit dibasmi. Unpredictable
- Mengapa menulis dengan tangan kanan kita lebih baik karena kebiasaan. Ala bisa karena biasa. Dan segala bisikan itu masuk melalui ke telinga —- pikiran —- alam bawah sadar —- habit —- karakter
- HIT. Hancurkan Penghalang. Hancurkan pikiran negatif
- Setan itu tidak mau manusia itu mulia, hebat, maju dan punya keyakinan maka ditanamkanlah keragu-raguan dan sifat menunda
- Ada 27 cara untuk menghindarkan diri dari bisikan setan. Disini saya akan berikan 7
1. Kenali Bisikan setan
- Setan itu ada 2 macam. Setan dari golongan jin dan manusia. Kalo kita sendiri lalu berbuat buruk berarti itu dari golongan jin. Namun kalau kita bersama teman lalu teman itu bilang “wiih rajine, lapo se rajin-rajin?” itu berarti setan dari golongan manusia
- Rasa jantuk dan omong sendiri saat kuliah/ceramah itu juga berasal dari setan
- Jadi kenali. Kata Rasulullah SAW bisikan setan itu selalu mengajak kepada sesuatu yang buruk sedangkan malaikat sebaliknya
- Bisikan setan termasuk menunda kebaikan.. “Nanti aja ah”
- Setan masuk kepada pikiran-pikiran dokter yang lebih memntingkan kepentingan pabrik obat daripada kepentingan pasiennya
- Kata bervirus [1] Tapi…. [2] Nanti…. [3] Sok Tahu
- Kita itu selalu menunda, gak kayak laptop tekan tombol Enter langsung jalan
- Banyak manusia yang hanya sekedar “ingin” tapi tidak mau melakukan. “Saya ini ingin pak sebetulnya keluar dari pekerjaan dan menjadi wiraswasta” tapi ya sudah dari dulu sampai sekarang hanya sebatas “ingin”
- Niat bekerja itu ada 3. Yang pertama hanya sekedar “job” biasanya yang begini setiap senin pasti 80% stress dan mau weekend sueneng. Ada juga yang niatnya mencari karier. Tapi ini juga lemah. Yang paling hebat adalah bekerja karena mengikuti “panggilan jiwa” nya. Bekerja dengan penuh cinta. Karena ada nilai ibadah. Pekerjaan dokter itu ladang pahala karena membuat yang sakit menjadi sehat kembali
- Doa yang paling jelek itu doanya tukang kubur. “Kok hari ini kok gak ada yang mati ya?”
2. Berdoa, ucapkan Taawudz
- Jika itu bisikan malaikat maka bersyukurlah. Tapi bila setan atau ajakan negative ucapkanlah audzubillahiminasshaitoonirrojiim.. (Aku berlindung dari godaan Setan yang terkutuk). Segera minta perlindungan. Atau ucapkan istighfar
3. Berwudhu
- Berwudhu, baca qur’an lalu shalat mutlaq 2 rakaat. Ada keluarga wawali yang bila ayahandanya akan marah ke keluarganya lalu ia ambil wudhu dan sholat. Jadi keluarganya hafal kalau ayahandanya bolak-balik sholat berarti ada yang membuat ia marah lalu mereka berusaha mengoreksi dirinya sendiri
4. Tutup kedua telinga
- Abaikan omongan teman yang menghambat kita untuk maju. Jadilah seperti katak tuli yang memanjat menara
- Tinggikan kebermanfaatan kita. Khairunnaas lianfauhum linnaas. Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat untuk manusia lain
- [peserta diabagi menjadi 2 kelompok, kelompok 1 disuruh mengucapkan impiannya di tahun 2013 sementara kelompok 2 berusaha menjatuhkan dengan kata-kata yang negative seperti “waah gak mungkin” “gak akan bisa!”
5. Berikan Afirmasi Positif. Saya Special, Saya Juara, Saya Pasti Bisa! Spesial karena sidik jari kita tidak ada yang sama. Juara karena saat pembuahan hanya ada 1 sperma yang berhasil membuahi setelah melewati berjuta rintangan. We Are limited edition. Produk yang sangat berharga. Berikan dong prestasi yang terbaik untuk Alloh. [peserta diberi waktu 10 menit dan radius 10 meter untuk mencari sesuatu yang unik, jarang, khas. Dan itu adalah diri kita sendiri]. Kita layak untuk prestasi terbaik
- Penelitian. Saat kita masih anak-anak kita tersenyum hingga 400x/hari namun pada saat dewasa hanya 15x/hari. Kita menjadi pelit senyum. Padahal senyum itu memicu hormon-hormon bahagia seperti serotonin dan endorfin
- Tips kalau lagi galau ada yang di kosnya tiba-tiba mengucapkan “Saya adalah special, Saya Adalah Juara!, Saya Pasti Bisa!” ; atau dia membayangkan membawa trofi pada saat ia pernah memenangkan juara LKTI. [memang ada baiknya di ruang kerja kita kita tempelkan foto-foto saat kita mengukir prestasi
6. Alihkan Perhatian
- Remehkan ajakan setan! Sepelekan dan anggap gak penting. Misal setan ngajak ngajak mabuk “Ah kamu bisa aja, becanda kamu” Setanpun nanti akan melongo heran hehe..
7. Lakukan sesuatu yang baik itu dengan 100%. Pesawat tidak akan tinggal landas sebelum mencapai kecepatan 284 km/jam. Bila kurang dari itu, 0 pesawat tidak akan tinggal landas.
- [Tugas menuliskan 30 nikmat Alloh yang luar biasa dan layak untuk disyukuri]
- [dibagi menjadi 6 kelompok diberi misi menyelamatkan telur dengan modal, balon, sedotan, cater, dan kertas HVS. Ada juga tugas perorangan dengan mewujudkan rasa syukur dengan menemui 5 orang pasien]
- Untuk bisa membuat team solid. Maka visinya harus jelas, harus ada pemimpin. Tanamkan motto itu dalam-dalam di hati kita [setiap peserta disuruh untuk menghafalkan moto IPD dan mengucapkannya keras-keras “Menyelamatkan penderita dengan jujur dan dengan sikap SSPP (Sopan Santun Penuh Perhatian) adalah kewajiban utama”]
- [Acara Renungan. Kita disuruh memagang dada kiri dengan tangan kanan. Menutup mata sambil diiringi theme song doaku dan bunda. Lalu Ust Faqih menghipnosis mengingatkan tentang orangtua, istri, keluarga terdekat kita. betapa besar rasa syukur kita memiliki mereka. Dan kita disuruh membayangkan impian kita mendatang dan orangtua kita begitu membanggakan kita. bersyukur memiliki anak seperti kita. terakhir kita disuruh sujud dan seolah kita reborn menjadi peribadi baru yang juara]
- Telepati itu ada. Alloh yang akan menyambungkan. Yang paling kuat hubungan orang tua dan anak. Ada kisah anaknya kuliah di Jakarta dan orangtuanya di kota lain. Setiap malam ayahnya berdoa dan seolah terhubung SLJJ. Ia mendoakan bahwa anaknya setiap lihat buku ia tidak meletakkannya sebelum ia selesai membaca. Setebal apapun bukunya. Dan betul itu terjadi dan ia sering mendengar ayahnya sering berkata sesuatu. Telepati harus dengan hati yang jernih sambil dibayangkan wajahnya
- Hukum Kekekalan Energi. Energi positif dan Energi Negatif. Siapa menebar dia akan menuai. Siapa mengerjakan kebaikan sebesar atom pasti akan melihat balasannya begitupun sebaliknya. Eneg bisa dinetralisir dengan taubatan Nasuuha. Cair bisa dalam bentuk harta, kata, cinta. Kapan Mencairkannya terserah Alloh. Mencairan tabungan energy
- Ada pemimpin yang katanya didengar, ada yang korupsi lalu anaknya narkoba. Jumlahnya persis apa yang dia korupsi. Itu baru dunia, belum akhirat
- Gusti Alloh mboten Sare
- Ada jenderal bintang 3 yang pada saat wukuf anaknya menjadi gila dan menyanyikan garuda pancasila. Lalu seperti ditampakkan pada saat wukuf bahwa jenderal ini sering mempermalukan anak buahnya dihadapan orang banyak. Sehingga seperti cermin iapun dipermalukan di arofah hingga opname. Pada saat pulang ke tanah air. Anaknya tiba-tiba sembuh dari gilanya.
- Siapa menabur benih, sudah ditunjukkan di dunia
- Kisah penderita leukemia yang divonis 3 bulan, akhirnya berhasil sembuh karena ia selalu menuliskan impiannya di secarik kertas dan beberapa tahun kemudian terkabul seperti sekolah di luar negri, mencetak rekor MURI. Leukemia nya walaupun masih pengobatan tapi sudah dikatakan sembuh. There’s nothing impossible when you believe in God! Padahal ia hampir saja mau bunuh diri karena putus asa. Milikilah impian, tuliskan lalu lihat apa yang akan terjadi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar